6.4.16

opini masyarakat mengenai media massa yang berkembang sangat cepat dan bagaimana harus mensikapinya



Dewasa ini kebutuhan informasi masyarakat Indonesia mulai berkembang dari zaman ke zaman selalu berinovasi membuat perubahan untuk hidup yang lebih mudah . Tidak hanya pada kebutuhan semu dan sesaat namun telah menjadi kebutuhan yang berkelanjutan dan rutin. Berbagai kebutuhan informasi baik mulai dari dunia hiburan, ekonomi-bisnis, politik, keilmuan, yang dianggap remeh pun menjadi konsumsi khalayak. Informasi kini telah dinilai oleh masyarakat kita sebagai suatu kebutuhan, dari hanya sekedar untuk tahu hingga untuk kepentingan profesional, informasi kini mulai ditanggapi positif oleh masyarakat. Posisi informasi sebagai kebutuhan esensial dijadikan masyarakat kita untuk mencapai tujuan melalui manfaat yang diperolehnya.

Dengan ketersediaan informasi, manusia dapat memperluas cakrawala pengetahuannya, memahami kedudukan serta peranan dalam masyarakat dan mengetahui apa saja peristiwa yang terjadi di sekitarnya. Beragam peristiwa dan informasi yang diperoleh masyarakat tidak terlepas dari peranan suatu media massa dalam hubungannya dengan penyajian dan intepretasi fakta peristiwa. Melalui media massa masyarakat mendapatkan suatu bentuk penyajian informasi berupa berita.

Berita bukanlah suatu informasi yang selalu terkait dengan segala peristiwa sebab tidak semua peristiwa menjadi buah bibir yang diberitakan. Berita sendiri lebih menitikberatkan konstruksi suatu realitas yang proses intepretasinya menggunakan ragam bahasa yang telah terukur. Sehingga bahasa dapat dikatakan memegang peranan penting dalam membentuk opini publik.

Namun sayangnya terdapat permasalahan berkaitan dengan berita yang dilansir oleh media massa. Tak jarang pemberitaan masih kurang objektif dari realitas yang sebenarnya ,selain itu keterbatasan pengupasan data dan fakta yang disajikan dalam suatu berita menjadikannya friksi. Dalam artian fakta telah terkontaminasi oleh opini dan subyektivitas penulis berita atau fakta yang dimanipulasi oleh sebagian pihak demi kehendak tertentu.

Hal ini kemudian mengakibatkan gelombang opini publik yang kuat terhadap suatu persoalan yang diberitakan. Entah itu penilaian positif sebagai hegemoni citra positif yang diposting media massa atau membentuk opini negatif publik akan suatu perkara. Citra positif yang tidak sesuai dengan realita mengakibatkan kebohongan publik sedangkan opini negatif yang terus menerus dilansir akan menyebabkan tersugestinya rasa dendam dan kebencian sehingga aroma permusuhan publik mengental akan suatu persoalan. Dengan demikian kunci permasalahan adalah penyajian berita yang mampu memberikan deskripsi permasalahan seobjektif mungkin sehingga tendensi opini publik ke arah yang negatif dapat terkontrol.

Dalam tulisan ini nantinya akan dijelaskan lebih jauh mengenai peran media massa dalam perkembangan informasi beserta permasalahan yang timbul. Definisi berita, definisi media massa dan jenis-jenisnya, konsep media massa yang ideal dampak dari kehadiran media massa hingga pada solusi dan action plan yang diterapkan dalam menghadapi permasalahan sosial tersebut.

Sebelum membahas lebih jauh tentang peranan media massa melalui berita dalam membentuk karakter publik, ada baiknya kita mengenal etimologi dari media massa dan berita sebagai bagian yang terkait didalamnya.

Definisi berita menurut sebagian para pakar komunikasi antara lain dijabarkan sebagai berikut:

1.Menurut Dean M. Lyle Spencer : Berita adalah suatu kenyataan atau ide yang benar yang dapat menarik perhatian sebagian besar dari pembaca.

2.Menurut Willard C. Bleyer : Berita adalah sesuatu yang termasa ( baru ) yang dipilih oleh wartawan untuk dimuat dalam surat kabar. Karena itu ia dapat menarik atau mempunyai makana bagi pembaca surat kabar, atau karena dapat menarik pembaca - pembaca tersebut.

3.Menurut William S Maulsby : Berita adalah suatu penuturan secara benar dan tidak memihak dari fakta yang mempunyai arti penting dan baru terjadi, yang dapat menarik perhatian pembaca surat kabar yang memuat berita tersebut.

4.Menurut J.B. Wahyudi : Berita adalah laporan tentang peristiwa atau pendapat yang memilki nilai penting, menarik bagi sebagian khalayak, masih baru dan dipublikasikan melalui media massa periodik.

5.Menurut Djafar H Assegaf : Berita adalah laporan tentang fakta atau ide yang termasa ( baru ), yang dipilih oleh staff redaksi suatu harian untuk disiarkan, yang dapat menarik perhatian pembaca. Entah karena luar biasa, entah karena pentingnya, atau akibatnya, entah pula karena ia mencakup segi-segi human interest seperti humor, emosi dan ketegangan.

Dari beberapa definisi berita menurut pakar jurnalistik diatas dapat diperoleh suatu sintesa intisari dari pengertian berita. Unsur-unsur inti berita meliputi laporan, kejadian/peristiwa/pendapat yang menarik dan penting, serta disajikan secepat mungkin (aktual) melalui media massa periodik.

Sedangkan sintesa pengertian dari media massa adalah suatu jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen, dan anonim melewati media cetak atau elektronik, sehingga pesan informasi yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat. Pengertian ’’dapat’’ di sini menekankan pada pengertian, bahwa jumlah sebenarnya penerima pesan informasi melalui media massa pada saat tertentu tidaklah esensial.

Adapun bentuk media massa, secara garis besar, ada dua jenis, yaitu : media cetak (surat kabar dan majalah, termasuk buku-buku) dan media elektronik (televisi dan radio, termasuk internet). Dari dua pengertian diatas, semakin jelas peran media dalam kehidupan sosial suatu kelompok. Media bersifat menghubungkan masyarakat dengan persoalan. Pandangan media akan realitas persoalan akan menentukan isi simbolik realitas. Selain itu terdapat enam perspektif dalam melihat peran media dalam kehidupan sosial.

Pertama, melihat media massa sebagai window on event and experience. Media dipandang sebagai jendela yang memungkinkan khalayak melihat apa yang sedang terjadi di luar sana. Atau media merupakan sarana belajar untuk mengetahui berbagai peristiwa.

Kedua, media juga sering dianggap sebagai a mirror of event in society and the world, implying a faithful reflection. Cermin berbagai peristiwa yang ada di masyarakat dan dunia, yang merefleksikan apa adanya. Karenanya para pengelola media sering merasa tidak “bersalah” jika isi media penuh dengan kekerasan, konflik, pornografi dan berbagai keburukan lain, karena memang menurut mereka faktanya demikian, media hanya sebagai refleksi fakta, terlepas dari suka atau tidak suka. Padahal sesungguhnya, angle, arah dan framing dari isi yang dianggap sebagai cermin realitas tersebut diputuskan oleh para profesional media, dan khalayak tidak sepenuhnya bebas untuk mengetahui apa yang mereka inginkan.

Ketiga, memandang media massa sebagai filter, atau gatekeeper yang menyeleksi berbagai hal untuk diberi perhatian atau tidak. Media senantiasa memilih issue, informasi atau bentuk content yang lain berdasar standar para pengelolanya. Di sini khalayak “dipilihkan” oleh media tentang apa-apa yang layak diketahui dan mendapat perhatian .

Keempat, media massa acapkali pula dipandang sebagai penunjuk jalan atau interpreter, yang menerjemahkan dan menunjukkan arah atas berbagai ketidakpastian, atau alternative yang beragam

Kelima, melihat media massa sebagai forum untuk mempresentasikan berbagai informasi dan ide-ide kepada khalayak, sehingga memungkin terjadinya tanggapan dan umpan balik.

Keenam, media massa sebagai interlocutor, yang tidak hanya sekadar tempat berlalu lalangnya informasi, tetapi juga partner komunikasi yang memungkinkan terjadinya komunikasi interaktif (press relation).

Peran media dalam masyarakat diatas nantinya akan membawa dampak dan perubahan yang signifikan bagi kehidupan sosial. Berbagai produk media yang disuguhkan pada pemirsanya memberikan sugesti dan pengaruh yang menyebabkan perubahan sosial. Menurut Karl Erik Rosengren pengaruh dan dampak media dapat dilihat dari skala kecil (individu) dan luas (masyarakat) serta cepat atau lambatnya pengaruh itu menyebar.

Artinya dampak media massa dapat meluas kepada siapapun secara holistik. Dan secara simultan dampak media massa membawa masayarakat menuju suatu perubahan. Tinggal bagaimanakah wujud perubahan itu, apakah positif atau negatif.

Peran media massa dinilai berperan positif bagi masyarakat apabila media dapat menyebarkan dan menanamkan nilai-nilai moral sebagai contoh mencintai sesama manusia, menjunjung tinggi moral, menghormati hak-hak orang lain, menyebarkan tradisi saling memaafkan dan mangasihi. Oleh karena itu penyuguhan berita dan siaran di media massa walaupun menghibur harus tetap mendidik untuk membangun perilaku masyarakat yang sehat.

Media massa juga bisa berperan sebagai sumber rujukan di bidang pendidikan dan penyebaran informasi yang cepat. Dalam hal ini, media dapat meningkatkan tingkat pengetahuan masyarakat. Sekarang ini, media memiliki andil yang penting dalam mengajak masyarakat untuk memerangi kekerasan, dan tindak kriminalitas. Media sebagai kekuatan strategis dalam menyebarkan informasi merupakan salah satu otoritas sosial yang berpengaruh dalam membentuk sikap dan norma sosial suatu masyarakat. Media massa bisa menyuguhkan teladan budaya yang bijak untuk mengubah prilaku masyarakat. Namun terdapat dampak negatif dari penyuguhan berita maupun tayangan oleh media massa. Produk media massa akan membentuk opini dan perspektif publik yang negatif. Sebagai contoh tayangan iklan yang menampilkan produk rokok atau minuman keras yang terbukti berdasarkan riset terbaru mengungkap bahwa iklan semacam itu terbukti mensugesti anak-anak dan remaja untuk mencoba mengkonsumsinya. Sedangkan berita yang masih mencampurkan antara objek faktual dengan opini penulis dimungkinkan dapat menyebarluaskan rasa permusuhan dan berbagai tindakan anarkis.

Dampak negatif lain adalah berubahnya gaya hidup. Pada negara berkembang penyajian berita maupun tontonan asing membuat kebudayaan dan nilai-nilai lokal tergilas oleh modernisasi ala barat yang bersebrangan dengan paradigma budaya indonesia yang lebih bertendensi ketimuran. Dalam taraf personal, media massa terbukti mengubah gaya hidup dan kecenderungan beraktifitas pemirsanya. Contoh dalam hal ini adalah tayangan atau siaran yang tersaji dalam program media elektornik seperti televisi, radio atau internet. Sejumlah peneliti mengungkapkan terlalu lama menyimak tayangan atau siaran yang disajikan media akan membuat gaya hidup semakin pasif dan malas bergerak. Kurangnya aktivitas fisik akan mempengaruhi kualitas kesehatan tiap-tiap individu.

Kesimpulannya ialah dalam menghadapi dampak-dampak negatif diatas diperlukan suatu solusi sekaligus suatu rancangan action plan yang bersifat preventif maupun penindakan. Mengingat posisi negeri pada masa globalisasi, tidak mungkin kita untuk mengelak dari perkembangan dan kemajuan teknologi berikut media massa. Media massa sebagai penggerak opini publik menjadikannya sebagai alat pengonstruksi masyarakat. Contoh konkret penanggulangan opini publik yang negatif telah dijelaskan dalam sosiologi komunikasi yang mengenal opinion leader atau pemuka pendapat. Media massa diharapkan lebih sering menayangkan pendapat dan argumentasi pemuka masyarakat seperti tokoh agama, tokoh kebudayaan, para pakar hingga para pemerhati masalah sosial. Sehingga diharapkan opini publik selalu terjaga dalam objektivitas positif. Selain itu yang lebih penting adalah adanya peraturan pemerintah mengenai undang-undang pers, undang-undang perfilman dan undang-undang penyiaran. Dari regulasi yang ditetapkan itu nantinya diatur mekanisme akan pemberian sanksi tegas terhadap siapapun yang melanggarnya.

Hal lain yang menyokong dua action plan diatas adalah adanya upaya partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mencegah dampak buruk dari globalisasi media. Dengan demikian terciptalah kebebasan pers yang dinamis dalam perkembangan informasi dan positif bagi pembentukan karakter masyarakat bangsa serta aktif dalam menjalankan peran pembangunan bangsa.



17.9.14

TIPS MENGIKUTI PATI DI UMM


 
Pertama, datanglah tepat waktu sesuai dengan jadwal yang sudah ada.
Kedua, pastikan kartu dan buku panduan selalu anda bawa saat mengikuti pelatihan
Ketiga, jangan lupa sertakan foto ukuran 2x3 pada kartu pelatihan
Keempat, perhatikan dan pahami penjelasan dari instruktur masing-masing
Kelima, jangan lupa mengerjakan oleh-oleh dari instruktur
Terakhir, kerjakan oleh-oleh dari instruktur tepat waktu dan sebaik-baiknya .



Semoga tips ini bermanfaat, dan mendapatkan hasil yang memuaskan. ;) Thanks

Sejarah Perkembangan Alat Komunikasi Dari Masa ke Masa

Sejak jaman dahulu manusia telah menciptakan berbagai alat dalam melakukan komunikasi khususnya media komunikasi jarak jauh untuk mendapatkan informasi atau tujuan lainnya tanpa perlu mendatangi langsung ke tempat tujuan untuk mengetahui informasi tersebut. Pernahkah kamu bayangkan, apa jadinya jika sejarah perkembangan komunikasi sama sekali tidak pernah terjadi? Bagaimana caranya seseorang menyampaikan keinginannya terhadap sesuatu kepada orang lain jika keberadaan komunikasi tidak pernah hadir. Rasanya, sulit sekali membayangkan hal tersebut, bukan? o.o

Untung saja, manusia sebagai mahluk sosial yang memiliki keunggulan akal dibanding mahluk Tuhan lainnya memiliki cara pintar untuk saling memahami satu sama lain. Ya, komunikasi. Sejarah perkembangan komunikasi terus mengalami perubahan di setiap masa. Mulai zaman prasejarah hingga era modern seperti saat ini. Langsung saja ini merupakan sejarah perkembangan alat komunikasi dari masa ke masa yang telah diciptakan manusia untuk mendapatkan informasi yang lebih mudah dan maksimal.

1. Merpati Pos
Merupakan alat komunikasi dengan menggunakan burung merpati sebagai mengantar surat atau pesan, Merpati dipilih karena burung ini pintar, memiliki daya ingat kuat, kemampuan navigasi dan naluri alamiah untuk kembali ke sarang, metode ini berasal dari orang-orang Persia yang melatih burung-burung merpati. Pertama kali digunakan oleh Sultan Bagdad, Nuruddin (1416) untuk mengirimkan pesan sekitar kerajaannya. Orang Romawi menggunakan merpati pos untuk mengirim pesan kepada pasukan militernya. Orang Yunani memberitahukan pemenang olimpiade melalui merpati pos. pada masa perang dunia pertama (1914-1918) pun pasukan Amerika menggunakan permati pos untuk komunikasi.
Sejarah Perkembangan Alat Komunikasi Dari Masa ke Masa
Merpati

2. Telegraf
Telegraf merupakan alat untuk mengirim dan menerima pesan dari jarak jauh. Alat ini ditemukan oleh seorang warga Amerika, Samuel F.B. Morse bersama asistennya Alexander Bain pada tahun 1837. pesan pertamanya dikirim pdaa 6 Januari 1838. pesan yang dikirimkan oleh perator menggunakan kode morse. Pesan ini sering dinamakan pesan kabel atau kawat. Media ini sangat efektif dan dulu menjadi primadona meskipun yang bisa mengirim dam menerima hanyalah orang yang paham kode Morse.

Untuk keperluaan peperangan, media ini sangat diperlukan agar pesan rahasia tetap terjaga. Pesan ini pun diistimewakan karena umumnya pesan tersebut adalah pesan penting. Perkembangan selanjutkan, media ini melahirkan media baru seperti teleprinting dan faksimile. Di Indonesai pemanfaatan telegraf dimulai sejak saluran telegraf pertama dibuka 23 Oktober 1855, oleh Pemerintah Hidia Belanda. Telegraf pun dapat dirasakan masyarakat di 28 kantor telegraf. Tidak hanya menghubungkan Batavia (Jakarta) dan Buitenzorg (Bogor), telegraf pun bisa menghubungkan Jakarta dan Singapura, Jawa dan Australia.
Sejarah Perkembangan Alat Komunikasi Dari Masa ke Masa
Telegraf

3. Telephon
Penemuan telepon dipicu oleh permintaan penggunaan telegraf yang semakin berkembang dan meningkat. Telephon pun ditemukan pada sekitar tahun 1876 oleh Alexander Graham Bell. Di Indonesia telephon lokal pertama digunakan sejak 16 Oktober 1882 yang diselenggarakan pihak swasta. Jaringan telephon pertama ini menghubungkan Gambir dan Tanjung Priok (Batavia). Selanjutnya jaringan telephon dibuat di kota-kota besar lainnya. Tahun 1906, perusahaan jaringan telephon diambil alih dan dikelola Pemerintah Hindia Belanda melalui PTT (Post, Telegraf, Tetephon) Dienst.

Seiring perkembangan, kebutuhan telekomunikasi meningkat jaringan telekomunikasi pun diperluas. Tahun 1967 PT Indosat (Indonesia Satelite Corporation) mulai membangun jaringan telephon gelombang mikro. Dimulai dengan jaringan Trans Sumatra dan Indonesia Timur. Selanjutnya, tahun 1976, satelit Palapa A-1 diluncurkan sehingga mengungkinkan jaringan telephon Indonesia meluas hingga mencapai luar negara.
Sejarah Perkembangan Alat Komunikasi Dari Masa ke Masa
Old Telephone

4. Telegram
Telegram baru dipopulerkan pada tahun 1920-an. telegram barisi kombinasi kode yang ditransmisikan oleh telegraf. Telegram ini tarif mengirimannya lebih murah dari telephon, meskipun tarifnya dihitung berdasarkan jumlah karakter termasuk tanda baca. Namun waktu yang dibutuhkan pun sangat singkat, kurang dari satu hari, tidak seperti surat. Di Indonesia, telegram dipopulerkan oleh perusahaan Telkom. Ada dua jenis telegram, telegram biasa dan Indah. Tetegram biasa berwarna biru muda, sedangkan telegram indag biasa dikirmkan pada hari-hari khusus seperti hari raya ratau tahun baru.
Sejarah Perkembangan Alat Komunikasi Dari Masa ke Masa
Telegram
5. Pager
Pager atau radia panggil merupakan alat telekomunikasi untuk menyampaikan dan menerima pesan pendek. Sekarang mungkin sudah jarang ditemukan, tetapi alat ini masih sering dipakai untuk orang-orang yang bergerak dibidang jasa seperti jasa informasi dari kesehatan. Pager ditemukan tahun 1956 oleh Multitone Electronic di Rumah Sakit St. Thomas London oleh dokter-dokter yang sedang bertugas dalam kondisi darurat. Sejak itu pager semakin berkembang.

Sebelum telephon seluler berkembang, pager digunakan sebagai pengganti untuk layanan telephon lokal dan internasional. Di Indonesia pager muncul sebelum tahun 1997. pelanggannya mencapai 800.000. namun karena harga perangkat yang terus menerus melambung pelangan pun perlahan menurun. Apalagi telah munculnya teknologi telephon seluler.
Sejarah Perkembangan Alat Komunikasi Dari Masa ke Masa
Pager

6. Surat Eletronik (E-mail)
Merupakan sarana mengirim surat melalui jaringan komputer, misalnya internet. Surat elektronik mulai dipakai pada tahun 1960-an. Saat itu internet belum terbentuk, tetapi surat terkirim melalui jaringan yang berbentuk dari kumpulan “mainframe”. Mulai tahun 1980-an mulai bisa dipakai oleh umum.
Sejarah Perkembangan Alat Komunikasi Dari Masa ke Masa
Email

7. Internet
Rangkaian yang membentuk iuternet (kependekan dari interconnected-networking) diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET. Rangkaian ini dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Tahun 1983. ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya dari NCP ke TCP/IP, yang merupakan awal dari internet yang kita kenal. Di Indonesia, sejarah internet dimulai pada awal tahun 1990-an.

Tahun 1992 hingga 1994, beberapa nama muncul diawal pembangunan internet salah satu diantaranya Onno W. Purbo. Tahun 1994 IndoNet menjadi ISP (Internet Serveci Provider) komersial pertama di Indonesia. Saat ini pihak Pos dan Telekomunikasi belum melihat celah bisnis internet. Mulai 1995 mucul jasa akses Telnet ke luar negeri, sehingga pemakai internet di Indonesia bisa mengakses internet (HTTP).
Sejarah Perkembangan Alat Komunikasi Dari Masa ke Masa
Internet

8. Telepon Genggam
Penemuan telephon genggam tak terlepas dari perkembangan radio. Berawal pada tahun 1921, Departemen Kepolisian Detroit Michigan mulai menggunakan telephon mobil satu arah. Kemudian tahun 1940, Galvin Manucfatory Corporation (sekarang Motorola) mengembangkan Handle-talllkle SCR536 untuk keperluan komunikasi di medan perang saat perang Dunia II. Namun, penemuan telephon genggam yang sebenarnya terjadi pada tahun 1973 oleh Martin Cooper dari Matorola Corp. telephon ini kemudian dikenal sebagai telephon genggam generasi pertama atau 1G. dari model inilah kemudian muncul telephon genggam berikutnya.

Tahun 1990-an generasi kedua atau 2G muncul dengan teknologi GSM dan CDMA. Teknologi ini dilengkapi dengan pesan suara, panggilan tunggu dan sms (short message service). Ukuran dan berat yang lebih kecil menjadi unggulan teknologi ini. Kini, teknologi telephon genggam sudah mencapai generasi ketiga (3G) dan keempat (4G). teknologi ini memberikan jangkauan yang lebih luas lagi termasuk internet. Fitur telephon seluler pun bahkan mendekati fungsi PC. Bahkan untuk teknologi 4G memiliki heterogenitas jaringan hingga memungkinkan pengguna menggunakan beragam system kapan saja dan dimana saja. di Indonesia, teknologi telephon genggam pertama kali hadir pada tahun 1984 berbasis teknologi Nordic Mobile Telephone (NMT).

Telephon genggam pun mulai beredar tahun 1985-1992, tetapi dengan bentuk yang masih besar dan berat. Tahun1993, PT Telkom memulai proyek percontohan seluler digital GSM (Global System for Mobile) yang dimulai di dua pulau, Batam dan Bintan. Setahun kemudian (1994) operator GSM pertama di Indonesia beroerasi melalui PT Satelindo. Selanjutnya mulai bermunculan operator GSM lainnya.
Sejarah Perkembangan Alat Komunikasi Dari Masa ke Masa
Handphone

9. Pesan Instan (Instant Messaging)
Merupakan sebuah teknologi internet di mana para pengguna jaringan internet dapat mengirimkan pesan-pesan singkat pada saat yang bersamaan (real time). Istilah pesan instan ini mengacu pada teknologi yang dipopulerkan oleh America Online (AOL), kemudian diikuti Yahoo! (Yahoo Massenger), Google dan Microsoft (Windows Live Messenger). Bermula ketika orang-orang marak menggunakan teknologi secara online awal tahun 1990. para pengembang peranti lunak menciptakan software chat room, yakni suatu grup atau perseorangan bisa mengirimkan pesan kepada setiap orang di 'room' tersebut. Tahun 1996, pesan instan ini meledak saat diperkenalkan ICQ, sebuah pesan gratis. Namun AOL, menjadi pionir dalam kemunitas online pada tahun 1997, karena AOL bisa memberikan kemampuan pengguna berkomunikasi dalam waktu yang sama. Dari sinilah semakin berkembang perusahaan-perusahaan lainnya yang menciptakan mesin pesan instan.
Sejarah Perkembangan Alat Komunikasi Dari Masa ke Masa
Instant Messaging

Tambahan

10. Mobile Chat Messenger
Hampir sama seperti pesan instan, namun diaplikasikan kedalam sebuah handphone atau smartphone yang berteknologi tinggi. Ini bisa menggantikan penggunaan layanan SMS yang lebih komplit disertai dengan fitur-fitur menarik dan notifikasi. Ada banyak sekali aplikasi chat yang sangat terkenal, sebagai contoh Blackberry Messenger, Whatsapp, Ebuddy, Mig33, Nimbuzz dan masih banyak sekali yang tidak bisa disebutkan satu per satu.
 
Sejarah Perkembangan Alat Komunikasi Dari Masa ke Masa
Mobile Chat

Sumber :http://chrezsoft.blogspot.com/2012/12/sejarah-perkembangan-alat-komunikasi.html

Keunggulan, Perkembangan Ilmu Komunikasi UMM


Jurusan ini memiliki tiga peminatan, yaitu Public Relations, Jurnalisme, serta Komunikasi Audio Visual. Secara periodik reformasi kurikulum dilakukan untuk menyesuaikan dengan perkembangan ilmu dan dunia profesional di bidang komunikasi. Proses belajar mengajar menggunakan peralatan multimedia dengan penekanan pada kompetensi konseptual, manajerial dan teknikal.

Guna meningkatkan skill dan mewadahi bakat mahasiswa, Jurusan Komunikasi menyediakan fasilitas laboratorium yang lengkap dan representatif, meliputi lab ruang produksi, siaran TV, studio recording, mini teather, ruang simulasi PR, stasiun radio, studio fotografi, komputer multimedia dan desain grafis.
Sedangkan untuk meningkatkan standing academic mahasiswa, terdapat beberapa kegiatan komplementer, seperti seminar, kuliah tamu, studi banding, dan melibatkan mahasiswa dalam penelitian dosen. Kegiatan mahasiswa sangat dinamis dalam upaya pengembangan minat dan bakat seperti: JUFOC (Jurnalistic Fotography Club), HIMAKOM (Himpunan Mahasiswa Komunikasi), dan Kine Club (Kelompok Pecinta Sinematografi), PR Club, Journalistic Club, adalah contoh beberapa wadah aktivitas mahasiswa yang sudah memiliki reputasi nasional dan internasional. Kegiatan kemahasiswaan yang mengarah pada keterampilan profesi komunikasi sering meraih prestasi, di antaranya juara debat PR, kompetisi film dokumenter “Eagle Awards Metro TV”, penulisan buku jurnalistik dan studi media, dll. Alumni jurusan ini banyak terserap di institusi media massa stasiun TV,  radio, konsultan PR, dan institusi pemerintah dan swasta lainya.
Website: komunikasi.umm.ac.id
Print
Visi :
Menjadi jurusan yang unggul dan berdaya saing  dalam pengembangan keilmuan dan keterampilan dibidang komunikasi, berdasarkan nilai-nilai Islam.

Misi :
  1. Menyelenggarakan pendidikan untuk pengembangan pola pikir, wawasan dan ketrampilan mahasiswa dibidang ilmu komunikasi yang beroreantasi pada gerakan media literacy.
  2. Memajukan aktifitas penelitian dikalangan dosen dan mahasiswa mengenai permasalahan masyarakat yang berdimensi komunikasi.
  3. Melaksanakan pengabdian di bidang komunikasi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
  4. Mengintensifkan aktifitas pelatihan di bidang public relations, komunikasi audio visual, serta jurnalistik.
  5. Menyelenggarakan kerja sama dengan berbagai pihak dalam kerangka perkembangan ilmu pengetahuan dan penerapan teknologi komunikasi secara kelembagaan

Tujuan :
  1. Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi public relation, komunikasi audio visual, serta jurnalistik  dan studi media.
  2. Menghasilkan lulusan yang memiliki akses pada berbagai pihak yang relevan untuk meningkatkan kinerja lembaga dan jalinan kerja sama.
  3. Menghasilkan karya penelitian berdimensi komunikasi yang berdaya guna bagi masyarakat akademik dan umum
  4. Menghasilkan lulusan yang berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat berbasis media literacy.

sumber : http://www.umm.ac.id/id/page/01030303/2/visi-misi-dan-tujuan.html
              http://www.umm.ac.id/id/page/01030303/ilmu-komunikasi.html

Profil Singkat UMM




Visi

Menjadikan Universitas terkemuka dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) berdasarkan nilai-nilai Islam.

Misi

  • Menyelenggarakan pendidikan yang bermutu.
  • Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dapat meningkatkan kesejahteraan manusia.
  • Menyelenggarakan pengelolaan universitas yang amanah.
  • Menyelenggarakan civitas akademika dalam kehidupan yang Islami sehingga mampu beruswah khasanah.
  • Menyelenggarakan kerjasama dengan pihak lain yang saling menguntungkan dalam pengembangan IPTEKS.



Tahun Berdiri        
:
1964
Status
:
Perguruan Tinggi Swasta
Pemilik
:
Persyarikatan Muhammadiyah
Akreditasi Institusi
:
A (BAN-PT 2013)
Slogan
:
Dari Muhammadiyah Untuk Bangsa”
Kampus       
:
Kampus III
Jl. Raya Tlogomas No. 246 Malang, Jawa Timur, Indonesia
Phone: +62 341 464318 (Hunting)


Kampus I
 Jl. Bandung No. 1 Malang
 Phone: +62 341 551253 Fax: +62 341 562124


Kampus II
 Jl. Bendungan Sutami 188A Malang
Phone: +62 341 551149 Fax: +62 341 582060
Jumlah Program Studi
:
52
Jenjang Pendidikan
:
1.  Diploma III (3 Program)



2.  Strata-1 (11 Fakultas, 34 Program Studi)



3.  Strata-2 (10 Program)




4.  Strata-3/Doktor (2 Program)



5.  Program Profesi (2 Prodi)
Jumlah Mahasiswa (2012/2013)
:
26.171 orang
Situs Resmi
:
www.umm.ac.id
Email
 
 
Sumber 
:
 
 
webmaster@umm.ac.id




http://www.umm.ac.id/id/page/010201/visi-dan-misi.html
http://www.umm.ac.id/id/page/0115/profil-singkat.html





Sejarah Kota Mojokerto

sejarah Kota Mojokerto (jawa timur)

Kota Mojokerto adalah sebuah kota (dahulu daerah tingkat II berstatus kotamadya) di Jawa Timur, Indonesia. Terletak 50 km barat daya Surabaya, wilayah kota ini dikelilingi oleh Kabupaten Mojokerto.

sejarah
Pembentukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui suatu proses kesejahteraan yang diawali melalui status sebagai staadsgemente, berdasarkan keputusan Gubernur Jendral Hindia Belanda Nomor 324 Tahun 1918 tanggal 20 Juni 1918.
Pada masa Pemerintahan Penduduk Jepang berstatus Sidan diperintah oleh seorang Si Ku Cho dari 8 Mei 1942 sampai dengan 15 Agustus 1945.
Pada zaman revolusi 1945 - 1950 Pemerintah Kota Mojokerto di dalam pelaksanaan Pemerintah menjadi bagian dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan diperintah oleh seorang Wakil Walikota disamping Komite Nasional Daerah.
Daerah Otonomi Kota Kecil Mojokerto berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1950, tanggal 14 Agustus 1950 kemudian berubah status sebagai Kota Praja menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1957.
Setelah dikeluarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1965 berubah menjadi Kotamadya Mojokerto. Selanjutnya berubah menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II Mojokerto berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974.
Selanjutnya dengan adanya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999, tentang Pemerintahan Daerah, Kotamadya Daerah Tingkat II Mojokerto seperti Daerah-Daerah yang lain berubah Nomenklatur menjadi Pemerintah Kota Mojokerto.

pariwisata
Alun-alun Kota Mojokerto terletak di pusat kota. Bagi warga Kota Mojokerto dan sekitarnya merupakan tempat rekreasi sekaligus sebagai sarana bersantai bagi keluarga di akhir pekan.
Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat merupakan salah satu gereja tertua di Kota Mojokerto dan merupakan peninggalan zaman Belanda. Masjid Agung Al-Fattah didirikan pada zaman Belanda tepatnya pada tanggal 7 Mei 1878 berada di pusat kota sebelah Barat Aloon-aloon.
Klenteng Hok Siang Kiong didirikan pada tahun 1995. Ciri khas kedua bangunan itu adalah bentuk arsitekturnya yang khas Cina. Bagi mereka yang senang berolahraga dapat menempuh perjalanan 1 km di arena jogging track di Dermaga sungai Brantas Indah. Di lokasi ini juga terdapat warung lesehan yang menyediakan beberapa macam makanan. Rekreasi keluarga lainnya dapat dikunjungi Pemandian Sekar Sari terletak di tengah kota. Tempat rekreasi ini dilengkapi kolam renang dengan fasilitas bermain untuk anak-anak, wartel, toko alat-alat olah raga dan rumah makan yang menjual beraneka ragam makanan (bakso, kikil, soto ayam, dan lain-lain)

makanan khas
Mojokerto terkenal dengan camilan khasnya yaitu onde-onde. Dan di jalan Benteng Pancasila (BENPAS) setiap hari minggu anda akan menjumpai pasar kaget di BENPAS disana anda bisa menemukan banyak sekali pedagang makanan, kudapan, es cream, sayur mayur, bumbu dapur, gerabah, asesoris, baju, semuanya di pasar kaget BENPAS tentunya dgn harga yg terjangkau. Pemerintah mojokerto menerapkan progam bebas asap dari pukul 05.00-09.00 di area BENPAS tersebut. Diadakan senam bersama dengan dukungan sponsor.


sumber : http://sraksruk.blogspot.com/2012/11/sejarah-kota-mojokerto-jawa-timur.html

Buka Pesmaba, Gus Ipul Terima Gelar Kehormatan UMM

Buka Pesmaba, Gus Ipul Terima Gelar Kehormatan UMM
» Senin, 08 September 2014 | 19:31 WIB | Dibaca: 941
facebook umm twitter umm delicious umm digg umm berita-umm-4228.html  berita_umm_4228.pdf  berita_umm_4228.doc umm-news-4228-id.ps
BANGGA: Wakil Gubernur Jawa Timur Gus Ipul (kanan) tampak bangga mengenakan jas almamater UMM (8/9).
UPACARA pembukaan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 2014 berlangsung semarak. Tampak 7632 mahasiswa baru berjas merah dengan pakaian putih-putih memerahputihkan heliped UMM, Senin (8/9). Di antaranya, bahkan terdapat 70 mahasiswa asing dari berbagai negara.
      Kehadiran Wakil Gubernur Syaifullah Yusuf sebagai inspektur upacara membuat para maba tampak lebih antuasias. Terlebih saat Rektor UMM Dr Muhadjir Effendy MAP mengangkat Gus Ipul, panggilan akrab Syaifullah Yusuf, sebagai keluarga kehormatan UMM yang ditandai dengan penyematan jas almamater merah.
      Sebelumnya gelar yang sama juga pernah disematkan UMM pada Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI Moeldoko, ketua umum Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla, dan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan pada kesempatan berbeda.     
KEGEMBIRAAN: Mahasiswa baru UMM melemparkan topi almamater ke udara(8/9).
      Dalam amanatnya, Gus Ipul mengatakan, seharusnya mahasiswa UMM bersyukur bisa menikmati bangku kuliah karena dari seluruh lulusan SMA, hanya 30 persen saja yang bisa kuliah. Ia juga menyampaikan kebanggaannya karena UMM merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Jawa Timur. “UMM ini kampus kebanggaan warga Jatim,” ujarnya.
      Selepas upacara, para mahasiswa baru lantas berjalan menuju UMM Dome untuk mengikuti sesi berikutnya. Sesi ini dimulai dengan penampilan beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) lalu dilanjutkan dengan sambutan Rektor UMM Dr Muhadjir Effendy MAP dan Ketua Badan Pembina UMM Prof Drs HA Malik Fadjar MSc, serta stadium general oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr KH Din Syamsuddin.
      Di awal paparannya Din sempat bertanya pada seluruh maba, berapa persen dari mereka yang Muhammadiyah dan berapa persen yang non-Muhammadiyah. Ternyata, sebagian besar mengaku bukan berasal dari Muhammadiyah.
INTERNASIONAL: Tampak sejumlah mahasiswa asing mengikuti upacara pembukaan Pesmaba. Saat ini mahasiswa aktif UMM berasal dari lima benua; Asia, Australia, Afrika, Amerika dan Eropa(8/9).
      “Berdasarkan survei saya dari podium ini ternyata yang Muhammadiyah hanya 20 persen, sisanya 80 persen bukan Muhammadiyah. Ini adalah bukti, kualitas UMM sudah teruji, tidak hanya di kalangan Muhammadiyah. Bahkan saya dengar, tahun ini UMM menerima sekitar 70 mahasiswa asing. Ini luar biasa,” ujarnya.
      Din juga menyebutkan, hal tersebut selaras dengan tagline UMM, yaitu jas merah kampus putih yang menunjukkan bahwa universitas ini merupakan bakti Muhammadiyah pada bangsa. Karena itu, lanjutnya, ciri kebangsaan ini harus bisa diwujudkan oleh mahasiswa UMM, di antaranya menjadi garda depan dalam menangkal hal-hal yang dapat merusak nasionalisme kita. 
      “Apalagi negara kita sempat diramaikan dengan fenomena Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Saya kira, posisi UMM sebagai kampus kebangsaan sangat tegas menolak hal-hal seperti,” tandas ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini penuh semangat. (han)